Deskripsi Paket Tur
Selain keindahan lautnya yang memukau, daratan Flores menyimpan kekayaan budaya adat yang sangat otentik dan terpelihara selama berabad-abad. Paket Tour Budaya Wae Rebo 2 Hari 1 Malam mengajak Anda melakukan ziarah kebudayaan menuju salah satu desa adat terindah di Indonesia yang terisolasi di balik lembah pegunungan terpencil Kabupaten Manggarai. Terkenal sebagai "desa di atas awan", Wae Rebo menyuguhkan kedamaian spiritual, udara dingin pegunungan yang menusuk kalbu, serta keramahan warga suku asli yang bersahaja.
Perjalanan dimulai dengan berkendara membelah pesona alam daratan Flores Barat dari Labuan Bajo menuju desa kecil Denge. Dari sana, petualangan fisik sesungguhnya dimulai dengan melakukan pendakian berjalan kaki sekitar 2 hingga 3 jam melewati jalur setapak menembus lebatnya hutan hujan tropis yang asri. Tiba di Wae Rebo, Anda akan langsung disambut hangat melalui upacara adat penghormatan tamu Wae Lu'u di dalam Mbaru Niang—rumah adat kerucut beratap ijuk setinggi 5 tingkat yang ikonik dan menjadi warisan budaya dunia UNESCO.
Menginap satu malam bersama wisatawan lain di dalam rumah Mbaru Niang akan memberikan pengalaman sosial dan budaya yang tiada duanya. Anda dapat mencicipi kopi Wae Rebo yang harum menyengat, menyantap hidangan makan malam sederhana khas pedesaan, serta melihat bintang bertaburan super terang (milky way) di langit malam yang bebas polusi cahaya. Dalam perjalanan pulang keesokan harinya, tur ini juga meliput keunikan persawahan berbentuk jaring laba-laba raksasa Cancar yang sarat filosofi pembagian lahan adat.
Informasi Utama Paket Tur
| Durasi |
2 Hari 1 Malam (Trekking & Overland) |
| Rute Perjalanan |
Labuan Bajo → Lembor → Dintor → Denge → Trekking Wae Rebo (Menginap) → Sawah Cancar → Labuan Bajo |
| Jarak Trekking |
Mulai dari Pos 1 Bambu ke Desa Adat (± 5 Km, Waktu Tempuh 2 - 3 Jam) |
| Penginapan |
Rumah Adat Tradisional Mbaru Niang (Menggunakan tikar anyaman & selimut tebal bersama) |
| Armada Darat |
Toyota Innova / Toyota Avanza AC (Private Car) |
Itinerary & Rencana Perjalanan
Hari 1: Perjalanan Lintas Flores, Pendakian Rimba & Upacara Adat Wae Lu'u
07:00 - 12:00 WITA
Berkendara dari Labuan Bajo ke Denge
Penjemputan di hotel Anda di Labuan Bajo. Perjalanan berkendara menyusuri jalan trans Flores yang berkelok-kelok, melewati persawahan Lembor, kota pesisir Dintor, dan tiba di desa Denge untuk makan siang.
13:00 - 13:30 WITA
Transfer Ojek ke Pos 1 (Bambu)
Mengendarai ojek lokal dari Denge ke Pos 1 pintu rimba untuk mempersingkat jarak jalan aspal menanjak.
13:30 - 16:30 WITA
Trekking Menembus Hutan Wae Rebo
Trekking mendaki sepanjang jalan setapak tanah hutan lindung yang sejuk. Melewati Pos 2 Pocoroko (tempat istirahat) dan tiba di pintu masuk desa di Pos 3 Kasang.
16:45 - 21:00 WITA
Penyambutan Adat & Makan Malam
Memasuki desa Wae Rebo. Menuju rumah adat utama (Mbaru Niang Gendang) untuk mengikuti upacara penyambutan tamu 'Wae Lu'u' oleh ketua adat Manggarai. Setelah upacara, Anda dipersilakan menuju Mbaru Niang khusus tamu, bersantai menikmati kopi khas Wae Rebo, dilanjutkan makan malam masakan lokal bersama wisatawan lainnya.
Hari 2: Pagi di Atas Awan, Trekking Turun & Sawah Jaring Laba-Laba
06:00 - 08:30 WITA
Menikmati Pagi Hari di Wae Rebo
Bangun pagi menghirup udara pegunungan yang sangat dingin dan segar. Menyaksikan desa Wae Rebo yang terselimut kabut putih tebal (desa di atas awan) dan berfoto dengan latar rumah kerucut eksotis. Sarapan pagi disajikan di dapur adat.
09:00 - 11:30 WITA
Trekking Turun ke Denge
Melakukan trekking menuruni jalur setapak kembali ke Denge. Sesampainya di Denge, bersih-bersih badan dan bersantap makan siang lokal.
13:00 - 15:30 WITA
Mengunjungi Sawah Jaring Laba-Laba (Cancar)
Berkendara ke desa Cancar untuk trekking singkat ke bukit guna melihat panorama keindahan sawah berbentuk jaring laba-laba tradisional Manggarai yang disebut sawah 'Lodok'.
16:00 - 19:30 WITA
Kembali ke Labuan Bajo
Perjalanan darat pulang menuju kota Labuan Bajo dan langsung diantar kembali menuju hotel Anda. Perjalanan tur budaya selesai.
Fasilitas & Layanan
Termasuk (Inclusions)
- Transportasi Mobil AC Private (Labuan Bajo - Denge PP)
- Tiket Menginap 1 malam di Rumah Adat Mbaru Niang
- Makan 4x (Sarapan, Makan Siang, Makan Malam)
- Upacara Adat Penyambutan (Wae Lu'u)
- Sewa Ojek Lokal dari Denge ke Pos 1 (PP)
- Tiket Masuk Sawah Cancar Lodok
- Pemandu Wisata & Pengemudi Profesional
Tidak Termasuk (Exclusions)
- Jasa Porter Pendakian (Opsional)
- Belanja souvenir anyaman/kopi Wae Rebo
- Tips pemandu & pengemudi
FAQ - Pertanyaan Umum Wisatawan
Apakah ada listrik dan sinyal internet di Wae Rebo?
Desa adat Wae Rebo tidak memiliki jaringan listrik PLN. Listrik bersumber dari generator desa/Solar Panel yang menyala hanya pukul 18:00 hingga 22:00 malam untuk pencahayaan lampu. Di desa adat ini sama sekali tidak terdapat sinyal seluler atau internet (blank spot).
Bagaimana kondisi tidur di dalam rumah Mbaru Niang?
Wisatawan tidur bersama di satu ruangan luas melingkar di dalam Mbaru Niang. Kami menyediakan kasur tipis (tikar anyaman tradisional), bantal, dan selimut tebal. Suhu udara malam hari berkisar 12 - 17 derajat celcius, sehingga disarankan membawa jaket atau pakaian hangat cadangan.
Apakah jalur trekking sulit bagi pemula?
Jalur trekking memiliki kemiringan bervariasi dengan jalan tanah yang bersih. Bagi pemula dengan kondisi fisik sehat biasa, pendakian dapat diselesaikan dalam waktu 2,5 s/d 3 jam berjalan kaki secara santai.